Dari seorang kawan yang kini sedang kuliah di Binus. Dia ngasih link blognya ini ketika sedang YMan di hari Minggu sore.
He, he, emang berat, ya. ^ ^.
Kadang apa yang kita pikir baik buat kita tuh ternyata tidak baik buat kita.
Dua orang lagi di Matematika terkena racun lagi….
Sayang langsung di install Windows make VMWare Fusion hasil nyedot dari Rapidshare
Dan sayangnya lagi awak gak dapet komisi kalo sukses ngeracunin orang T_T
Ngomong-ngomong soal mekbuk, kok akhir-akhir sering banget lihat laptop putih itu nongol di wi-fi ComLabs. = =a. Jadi banyak yang punya di ITB.<_<.
Masjid Salman ITB | 2 Maret 2008
Ada dua tipe dosa :
1. Dosa kepada diri sendiri
2. Dosa kepada orang lain
.
Untuk menghapuskan dosa kepada diri sendiri, kita cukup melakukan taubat nasuha. Ada 5 syarat yang harus dipenuhi untuk melakukannya. Penulis menyerahkan 5 hal itu kepada pembaca untuk mencarinya sendiri karena itu bukan topik bahasan kali ini.
.
Dalam sebuah haditsnya, Rasul berkata bahwa manusia yang paling bangkrut adalah manusia yang mempunyai dosa kepada orang lain tapi tidak menyelesaikan di dunia. Bentuk dosanya bisa bermacam-macam, seperti berkata kasar, mengacuhkannya, bahkan tidak mengucapkan terima kasih ketika seseorang berbuat baik kepada kita jika orang itu tidak menyukainya. Dosa seperti inilah yang banyak dilakukan oleh manusia zaman sekarang, ketika tata krama sudah tidak diperhatikan lagi.
.
Dosa seperti ini tidak bisa dihapuskan dengan cara bertaubat. Kita harus menyelesaikannya dengan manusia yang kita sakiti itu. Apa yang terjadi jika kita tidak melakukannya?
.
Di hari pembalasan nanti, tidak ada akan satu pun amal kebaikan dan keburukan yang luputwalaupun sebesar zarahpun. Setiap dosa kita kepada manusia lain akan dipertanyakan. Lalu untuk menebus semua dosa kita kepada manusia lain itu, amal kebaikan kita akan diserahkan kepada orang yang kita sakiti. Jika amal kebaikan kita sudah habis dan masih ada orang yang kita zhalimi dan menuntut keadlian, maka dosa orang tersebut akan diberikan kepada kita. Itulah sesungguhnya orang yang bangkrut di hari pembalasan kelak. Orang yang beriman pasti akan menyelesaikan urusan mereka dengan orang lain di dunia ini.
.
Jadi sebangkrut apa pejabat yang korupsi nanti di hari pembalasan?
Bluetooth MacBook Gak Bisa Aktif
Published April 28, 2008 Apple , IT Stuff , Uncategorized 2 CommentsDari pertama kali make Mekbuk ini, bluetoothnya kadang-kadang buggy. Udah kita “ON” ini tapi gak aktif. Malah menunya jadi kaya di gambar. Gimana kalau sampai kejadiannya kayak gitu? Kalo dulu seh saya harus repot-repot ngerestar mekbuknya. Tapi ternyata ada cara yang lebih efektif. Tutup mekbuknya (sleep) dan buka lagi ;-). Pasti ada lagi deh icon bluetoothnya dan dalam kondisi ON ![]()
Entah kenapa udah sebulan ini saya gak bisa upload desain ma gambar ke flickr maopon wordpress. Sangka saya tuh diblok ma AI3 (cumi, squid) atao apa gitu. Sampai suatu hari ternyata saya menyadari kalo temen saya semuanya bisa upload semua -____________________________-.
Ah, nyebelin banget dah. Apalagi setelah tahu saya bisa uplod lewat Windows (wendus) XP yang saya install di MacBook (mekbuk)make VMWare Fusion <_<. Pasti ada settingan yang keulak-ulik soalnya pas pertama kali beli mekbuk dolo bisa T_T.
-________________________________-. Tapi gak papa ding make wendus aja. Soalnya Corel masih lebih tangguh kalo ngejar deadline
Updated : Entah kenapa bisa lagi…….setelah sekian lama tapinya <_<
Dari Abu Hurairah r.a., bahwa Nabi SAW bersabda, “Tujuh golongan manusia yang akan mendapatkan naungan dari-Nya, yaitu
- seorang imam yang adil,
- seorang pemuda dewasa yang selalu beribadah kepada Rabbnya,
- seorang pria yang hatinya selalu terpaut pada mesjid,
- dua orang yang saling mencintai karena Allah; mereka berkumpul dan berpisah karena Allah,
- seorang pria yang dibujuk oleh wanita yang memiliki kedudukan dan cantik, akan tetapi ia berani mengatakan, “Aku takut kepada Allah,”
- seorang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi hingga tangan kirinya sendiri tidak mengetahui apa yang disedekahi oleh tangan kanannya
- seorang yang berdzikir kepada Allah di tempat yang sunyi hingga mengeluarkan air mata.
Shahih Al-Bukhari no 660 dan Shahih Muslim no 1031
Persatuan Aktuaris Indonesia vs Matematika ITB
Published April 19, 2008 ITB , Uncategorized 3 CommentsBANDUNG, itb.ac.id – Selasa, 15 April 2008 bertempat di Ruang Rapat Pimpinan A Gedung CCAR ITB, telah dilaksanakan penandatanganan Memorandum Kesepakatan antara ITB dengan Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI). (sumber)
Akhirnya resmi deal juga setelah jadi wacana selama dua tahun oleh dosen Statistika saya, bu Ria. Dengan begini bagi para sarjana Matematika yang ingin menjadi aktuaris tidak perlu mengambil beberapa ujian yang ada diteskan Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI). Jadi intinya ada beberapa mata kuliah di Matematika yaitu : Analisa Data, Teori Peluang, dan Statistika Matematika yang dijadikan pengganti ujian tersebut
Nilai-nilai di mata kuliah tersebut akan mewakili nilai-nilai ujian tersebut ![]()
Ternyata ada yang lebih mengganggu daripada HP yang lupa di silent saat shalat berjamaah di Salman. Bayangkan, kawan, maghrib dan isya’ full musik non stop. Baru kali ini saya denger bacaan Qur’an + musik debum-debum drum ama treak-treak sekaligus. -___________________________-. Pokoknya dah buruk banget lah citra Apres di mata saya dan 70an jamaah lain yang ada di sana. Harusnya setidaknya break dolo gitu 15 menitan pas azan. Semoga panitianya cepat diberi hidayah.
Minggu siang di sebuah mal. Seorang bocah lelaki berumur delapan tahun berjalan menuju ke sebuah gerai penjual es krim. Karena pendek, ia terpaksa memanjat untuk bisa “melihat” si pramusaji. Penampilannya yang lusuh sangat kontras dengan suasana ingar-bingar mal yang serba wangi dan indah.
“Mbak, sundae cream harganya berapa?” si bocah bertanya.
“Lima ribu rupiah,” yang ditanya menjawab.
Bocah itu kemudian merogoh recehan duit dari kantungnya. Ia menghitung recehan di telapak tangan dengan teliti. Sementara si pramusaji menunggu dengan raut muka tidak sabar. Maklum. banyak pembeli yang lebih “berduit” mengantri di belakang pembeli ingusan tersebut.
“Kalau plain cream berapa?”
Dengan suara ketus setengah melecehkan, si pramusaji menjawab, “Tiga ribu lima ratus.”
Lagi-lagi si bocah menghitung recehannya, “Kalau begitu saya mau sepiring plain cream saja, Mbak.” kata si bocah sambil memberikan uang sejumlah harga es yang diminta. Si pramusaji pun segera mengangsurkan sepiring plain cream.
Beberapa waktu kemudian, si pramugari membersihkan meja dan piring kotor yang sudah ditinggalkan para pembeli. Ketika mengangkat piring es krim bekas dipakai bocah itu, ia terperanjat. Di meja itu terlihat dua keping logam lima ratusan serta lima keping recehan seratusan yang tersusun rapi. Ada rasa penyesalan tersumbat di kerongkongan. Sang pramusaji tersadar, sebenarnya bocah tadi bisa membeli sundae cream. Namun, ia mengorbankan keinginan pribadi dengan maksud agar bisa memberikan tip bagi si pramusaji.
Pesan moral yang dibawa oleh anak tadi; setiap manusia di dunia ini adalah penting. Di mana pun kita wajib memperlakukan orang lain dengan sopan, bermartabat, dan penuh hormat.
Dikutip dari Intisari Mei 2002












Recent Comments