Harga Kacang Kedelai Naik?

Semua orang tahu kalo kacang kedelai tuh sekarang harganyan naik berkali-kali lipat. Tentunya itu sangat mencekik para pengusaha tahu-tempe. Karena naiknya yang gila-gilaan itu, para pengusaha tersebut sempat demo kepada pemerintah untuk mengambil kebijakan. Yang saya inget tuh salah satunya pengeliminasian bea impor untuk hasil pertanian yang satu ini untuk meningkatkan pasika dalam negeri dan juga pereduksian PPN.

Ada satu faktor pasti yang merupakan penyebab dari kenaikan kacang kedelai ini. Yaitu kenaikan harga minyak bumi. Apa hubungannya dengan kenaikan kacang kedelai?

Ketika minyak bumi naik, negara-negara di dunia mulai berusaha mencari energi alternatif sebagai pengganti minyak bumi tersebut. Di antara energi alternatif tersebut adalah biodiesel. Bioethanol ini adalah minyak juga yang dihasilkan dari hasil-hasil pertanian seperti kacang-kacangan, jagung, tebu, dan juga rumput (yang terakhir ini disebut celluloid  cellulosic ethanol) .

Sebenarnya penggunaan bahan pangan ini oleh para analis sudah diduga akan memicu kenaikan harga bahan pangan dan akan berpotensi menimbulkan masalah pada beberapa tahun ke depan. Dengan produksi bioethanol yang gencar akan banyak lahan yang dikorbankan sedangkan jumlah penduduk bumi yang semakin lama semakin banyak pun akan membutuhkan lahan tempat tinggal dan pasokan pangan yang makin banyak. Akibatnya terjadi tumbukan kepentingan.

Efeknya itu sudah mulai terasa dari kenaikan harga kacang itu. Di satu sisi, kacang dibutuhkan sebagai bahan pangan tapi di sisi lain dibutuhkan juga sebagai bahan baku bioethanol. Solusinya? Celluloid  Cellulosic ethanol. Menurut National Geographic (saya lupa bulannya pokoknya tahun 2007) yang membahas bioethanol, celluloid  cellulosic ethanol ini memiliki potensi yang lebih besar daripada yang lainnya. Hal itu dikarenakan rumput tidak mengenal iklim – bisa tumbuh di mana saja – dan secara teori energi yang dihasilkan lebih besar. Hanya kekurangannya teori itu belum terwujud sekarang. Kita tunggu saja beberapa tahun lagi :D

About these ads

11 Comments

Filed under Ecology

11 responses to “Harga Kacang Kedelai Naik?

  1. Asli!!

    sekarang pada ngejual gorengan tempe 500 sebiji..
    padahal kemaren 1000 / 3 biji..

    langsung ngefek ke mahasiswa nih..

  2. ho oh….ada akibat positifnya sih.
    konsumsi minyak menurun -> resiko jantungan menurun :lol:

  3. ayu

    aduh…………
    gara2 harga kedelai naik w jd jarang mam tempe dwch………….
    turunin dung harganya??????

    kan kasian semua warga indonesia????
    kan indonesia dah tradisi mam tempe n tahu????
    kLo kgk da MATI JA LOE……….

    JANGAN GILA DONNNNGGGGG……………..
    KWAKAKAKAKAKWAKAKAKAK…………….:)

  4. sekarang mah belinya pisang goreng, bakwan(bala-bala), atau cireng aja lah :D

  5. rahmah

    ass…..aduh,gimana ya?kacang kedele blm naik,tempe ma tahu dah kecil.pa lagi kalo dinaikin!!!g enak banget bwt yang para mahasiswa pencinta tempe dan tahu.

  6. d303n

    Gila,………. gimana mau usaha neh,……… bahannya aja udah selangit,………….
    Gimana neh,…………………
    Jadi pengusaha, ga kuat modal,….
    Jadi penjahat, ga kuat badan,…
    Jadi apaan dunk ,……

  7. romi

    bagus don kacang kedele naik, biar kita gak usah makan tempe lg tapi produsen tempe, nee makan aja yang enak tapi memproduksinya pada ngantuk smua,,, aneehh pantes aja org kita pada bodo smua..hahahahahha

  8. hendra

    weuy,,,,,sangar yo???
    Q harap pemerintah lebih arif dan bijaksana dalam menyikapi hal ini demi kepentingan petani dan rakyat kecil…….
    Solusi yang bisa saya tawarkan…proteksi produksi kedelai dalam negeri dan bila perlu tingkatkan,,,

  9. kongs

    tlng krm harga kacang kedelai dong?

  10. dimana ya pusat penjual kacang kedelai ya??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s